Kamis, 07 Oktober 2010

Perilaku konsumen

TUGAS PSIKOLOGI KONSUMEN

NAMA : AGNECYA RANDAN
NPM : 10507007
KELAS : 4 PA 05

Setiap individu pasti pernah menunjukkan perilaku konsumen dalam setiap kehidupannya. Perilaku konsumen didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.
Dalam membahas tentang perilaku konsumen, terdapat pengertian tentang konsumen, konsumsi, konsumtif dan konsumerisme. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan / atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Contoh dari konsumen ini yaitu setiap manusia yang menggunakan barang dan jasa yang dirinya perlukan untuk memenuhi kehidupannya. Sedangkan Konsumsi adalah setiap tindakan untuk mengurangi atau menghabiskan guna ekonomi suatu benda. Misalnya, dalam bertahan hidup manusia mengkonsumsi makanan, minuman. Selain itu jika akan berpergian menggunakan mobil atau mengendarai sepeda motor, menempati rumah sebagai tempat tinggal sehingga terhindar dari panas maupun hujan dan juga mengkonsumsi pakaian untuk dipakai dalam setiap harinya. Dengan mengkonsumsi segala barang dan jasa tersebut maka manusia akan memperoleh kepuasan dari pemenuhan tersebut. Konsumtif merupakan perilaku yang boros yang mengkonsumsi barang atau jasa secara berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah. Misalnya, sebagai seorang mahasiswa mempunyai kebutuhan dalam menunjang kuliahnya seperti buku-buku yang berkaitan dengan jurusannya, namun mahasiswa lebih banyak menghabiskan uangnya untuk barang-barang yang mungkin tidak diperlukan saat itu, misalnya saja membeli style glasses, baju, cincin dan kalung, dompet, handphone yang canggih dan lain-lain yang sedang trend saat itu. Pengertian Konsumerisme dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia Kontemporer ( Peter Salim, 1996 ) adalah cara melindungi publik dengan memberitahukan kepada mereka tentang barang-barang yang berkualitas buruk, tidak aman dipakai dan sebagainya. Sedangkan menurut Encyclopedia Britanisa, Konsumerisme merupakan gerakan atau kebijaksanaan yang diarahkan untuk menata metode dan standar kerja produsen, penjual dan pengiklan untuk kepentingan pihak pembeli. Selain itu, Konsumerisme merupakan paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan ; gaya hidup yang tidak hemat. Contohnya, masyarakat yang konsumer sering mudah tertarik dengan iklan, koran maupun media elektronik lainnya yang sangat persuasif. Seperti tampilan iklan di televisi yang diiringi dengan lagu-lagu yang sedang trend saat itu dan juga kelebihan-kelebihan lain yang biasanya di tulis oleh produsen dalam iklan mereka yang dapat membuat konsumen menjadi tertarik untuk membelinya. Misalnya, seorang konsumen yang sangat tertarik dengan iklan di televisi yang menyebutkan bahwa jam tangan dilapisi oleh berlian dan persediannya hanya terbatas, maka agar bisa mendapatkannya konsumen tersebut langsung membelinya tanpa berpikir panjang dan tanpa melihat kebutuhan yang seharusnya dipenuhi terlebih dulu.
Perilaku konsumen ini tidak lepas dari adanya pengaruh lingkungan dalam kehidupan individu, seperti budaya, kelas sosial maupun keluarga. Pengaruh budaya terhadap perilaku konsumen ini bisa dilihat dari salah satu sudut, misalnya budaya dengan unsur simbolis. Konsumen yang dipengaruhi oleh budaya dengan unsur simbolis ini, akan menunjukkan perilaku konsumennya dengan membeli barang-barang yang dapat mencerminkan tentang budayanya. Contohnya, untuk menunjukkan bahwa ia sebagai orang dari budaya Toraja, maka ia membeli barang-barang seperti baju yang bergambarkan kepala kerbau ataupun yang bergambar rumah adat Toraja, gelang atau kalung yang bertuliskan Toraja, membeli ukiran dan rumah Toraja sebagai hiasan didalam rumah, dan lain-lain. Dilihat dari kelas sosial, seorang konsumen dapat menunjukkan perilakunya dengan membeli sesuai dengan kelas dia berada. Konsumen yang berada di kelas atas akan menunjukkan perilaku yang berbeda dengan konsumen yang berada dikelas bawah dalam mengkonsumsi sesuatu. Konsumen yang berada dikelas atas akan menunjukkan perilakunya dengan membeli barang-barang yang berkualitas tinggi meskipun harganya sangat mahal, mereka juga akan membeli barang-barang ditempat yang elite dan cenderung beperilaku sebagai seorang konsumen untuk sekedar kesenangan pribadi. Sedangkan konsumen yang berada dikelas bawah cenderung menunjukkan perilaku konsumennya dengan membeli barang-barang yang diskon, membeli barang dari wiraniaga dan mendapatkan informasi yang sedikit tentang barang-barang yang baru. Dilihat dari pengaruh keluarga, perilaku konsumen yang akan ditunjukkan yaitu dengan cara mengkonsumsi barang sesuai dengan keperluan keluarga. Misalnya, seorang istri tentunya akan membeli barang untuk keperluan suami dan anak-anaknya seperti tas, sepatu, dasi, dan lain-lain, suami meminta istrinya untuk membeli makanan yang sesuai dengan seleranya, atau suami yang membatasi istri dan anak-anaknya untuk membeli sesuatu yang berguna.

1 komentar:

  1. its good...tapi tolong perhatikan tata tulisnya dong ya...
    mana paragraf2nya...mana teori dan contoh...di atur supaya menarik dan rapi..
    sebagai karya tulis ilmiah narasumber atau daftar pustaka harus disertakan. ok

    BalasHapus