Senin, 25 April 2011

Fungsi database dalam psikologi

AGNECYA RANDAN

4 PA 05

10507007

FUNGSI DATABASE DALAM PSIKOLOGI

Menurut Gordon C. Everest database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi / shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi. Sedangkan menurut C.J Date database merupakan koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi. Menurut S. Attre database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi dengan macam-macam pemakaiannya. Jadi, sistem Database adalah sistem penyimpanan data memakai komputer. Database adalah sekumpulan tabel-tabel yang saling berelasi, relasi tersebut bisa ditunjukkan dengan kunci dari tiap tabel yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan atau instansi. Kegunaan database yaitu dalam mengatasi penyusunan dan penyimpanan data ataupun dalam sebuah proses pengolahan data.

Dalam bidang psikologi, database bisa digunakan dalam membantu kerja para psikolog misalnya dalam menyimpan data klien agar sistematis / rapi dan tidak tertukar dengan data klien yang lain sehingga data klien-klien tersebut dapat aman karena dalam database ada keamanan data yaitu hanya orang tertentu saja yang dapat mengakses data tersebut. Selain itu, database juga berfungsi dalam penelitian dalam psikologi misalnya penelitian tentang intelegensi pada anak-anak sekolah dasar. Agar dapat dibedakan intelegensi antara anak yang satu dengan anak yang lain maka digunakan database sehingga dapat di beri kode untuk membedakannya dan kemudian dapat dibandingkan dan dapat menghasilkan suatu informasi untuk penelitian tersebut karena database merupakan kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Dalam bidang psikologi industri dan organisasi, database digunakan untuk menyimpan data kinerja setiap pegawai sehingga dapat digunakan dalam menilai perkembangan kinerja kerja pegawai setiap tahunnya.

REFERENSI

http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2068225-pengertian-database.html

http://thekicker96.wordpress.com/pengertian-database.html

Jumat, 11 Maret 2011

Dampak Perkembangan Teknologi Informasi

AGNECYA RANDAN
10507007
4 PA 05

DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Saat ini teknologi informasi sangat berkembang dan mempengaruhi individu-individu dalam kehidupannya. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi ini, maka dapat memudahkan seseorang dalam pekerjaanya, baik sebagai seorang karyawan, dosen/guru, mahasiswa, pelajar, dan lain-lain.

Menurut Haag den Keen (1996) teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu seseorang bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Sedangkan menurut Martin (1999) teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer (perangkat keras atau lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi informasi untuk mengirimkan informasi. Menurut Williams dan Swayer (2003) teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.

Dari pengertian diatas, dapat diketahui bahwa informasi merupakan sesuatu yang penting bagi setiap individu. Dengan adanya teknologi canggih seperti ipad, laptop/komputer banyak informasi-informasi baru yang dapat diketahui oleh mereka dengan cara mencarinya di internet sehingga menambah pemahaman dari penggunanya. Misalnya, informasi tentang pelajaran/mata kuliah, kesehatan, olahraga, pernikahan, sekolah, tempat wisata, politik, berita internasional dan lain-lain. Selain itu, saat ini teknologi informasi juga sudah berkembang dengan di aplikasikannya e-learning (bentuk penerapan teknologi informasi dibidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya), e-commerce (bentuk penerapan teknologi informasi yang berkaitan dengan kegiatan yang bersifat komersial seperti aktifitas perdagangan), e-journal (berkaitan dengan informasi tentang jurnal-jurnal), e-banking (berkaitan dengan aktifitas perbankan) dan lainnya.

Disamping itu, perkembangan teknologi informasi juga menimbulkan dampak positif dan negatif bagi individu, antara lain :
a. Dari segi pendidikan, dapat memudahkan proses belajar mengajar. Misalkan dalam menyelesaikan tugas kuliah, kita dapat mencari materi dari internet. Selain itu dengan adanya website universitas, kita bisa mengetahui informasi apa yang ada, melihat nilai, mengirim tugas, dan lain-lain. Kita juga bisa membuat tulisan-tulisan tentang pendidikan yang dapat kita terbitkan di blog pribadi kita sehingga orang lain bisa membaca dan mengomentari blog kita tersebut. Adanya e-learning juga memberikan kemudahan dalam bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya yaitu pertemuan antara guru dengan murid melalui internet, diskusi, pengumpulan tugas, quis dan tanya jawab. Selain dampak positif, dari segi pendidikan ini juga bisa memberikan dampak negatif. Misalkan saja tulisan-tulisan tentang informasi pendidikan yang kita tulis di tiru oleh orang lain yang mengatasnamakan dirinya, tidak bisa bertanya lebih luas jika menggunakan e-learning, secara psikologis dampak yang ditimbulkan yaitu kurang adanya interaksi secara langsung antara guru/dosen dengan siswa/mahasiswanya.

b. Dari segi budaya, dengan adanya teknologi informasi kita bisa memberikan informasi ,memperkenalkan atau bahkan mencari tahu tentang setiap budaya yang ada sehingga banyak orang menjadi tahu tentang budaya tersebut dan mau mempelajarinya. Secara psikologis, perkembangan teknologi informasi juga dapat mempengaruhi budaya misalnya budaya Indonesia, yang dahulunya tidak sebebas sekarang dalam mengakses internet berubah menjadi masyarakat yang bebas berinternet, segala sesuatu bisa di dapat lewat internet atau mengapresiasikan sesuatu lewat internet yang terkadang tidak sesuai dengan norma.

c. Dari segi perdagangan (e-commerce). Secara psikologis perkembangan teknologi dari segi perdagangan ini memberikan dampak bagi para users yaitu pemenuhan kebutuhan setiap individu sehingga individu merasa kebutuhan mereka terpuaskan. Namun, bisa juga memberikan dampak negatif yaitu timbulnya kejahatan seperti menipu konsumen dengan menjual barang-barang yang sudah tidak bagus kualitasnya sehingga menimbulkan kekecewaan dan ketidakpercayaan pada diri konsumen untuk membeli produk tersebut.

d. Dari segi perbankan. Secara psikologis individu dapat merasa dirinya aman / tidak ada ketakutan dalam melakukan transaksi perbankan.

e. Dari segi kesehatan. Dengan adanya teknologi informasi maka akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi individu dalam mencari informasi mengenai pengobatan-pengobatan, informasi mengenai suatu penyakit, informasi mengenai gizi, dan lain-lain.

f. Dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi bisa membuat individu menjadi addict dengan informasi yang ada di internet dan tidak jarang ada individu yang menyebarkan informasi tidak benar. Selain itu, dengan adanya teknologi informasi yang canggih ini bisa saja informasi yang bersifat rahasia misalkan data-data suatu Negara bisa di buka oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan, sehingga Negara tersebut merasa tidak aman dan timbul kecemasan.


DAFTAR PUSTAKA
http://www.scribd.com/doc/24946950/Pengertian-Teknologi-Informasi.html

Jumat, 25 Februari 2011

Sistem Informasi sumber Daya Manusia

AGNECYA RANDAN

4 PA 05

10507007

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia adalah sebuah sistem berbasis komputer yang berfungsi untuk mengatur, menganalisa dan mengelola sumber daya manusia sehingga diperoleh informasi yang tepat guna pengambilan keputusan. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia merupakan pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia dan teknologi informasi.

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia meliputi tiga subsistem input yaitu Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang menyediakan data personil yang berkaitan dengan keuangan, Penelitian Sumber Daya Manusia yang berfungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus seperti penelitian suksesi, analisis dan evaluasi jabatan, serta Inteligen Sumber Daya Manusia yang berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi : Inteligen Pemerintah, Inteligen Pemasok, Inteligen Serikat Pekerja, Inteligen Masyarakat Global dan Inteligen Masyarakat Keuangan.

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia meliputi enam subsistem output yaitu, Subsistem Perencanaan Kerja, Subsistem Perekrutan, Subsistem Manajemen Angkatan Kerja, Subsistem Tunjangan, Subsistem Benefit dan Subsistem Pelapor Lingkungan.


Dari penjelasan diatas, maka dapat dilihat sisi positif dan sisi negatif dari Sistem Informasi Sumber Daya Manusia yaitu :

Ø Sisi Positif

- Dapat memudahkan dalam proses seleksi dan rekruitmen karyawan diperusahaan

- Memudahkan dalam mengatur sistem tunjangan bagi karyawan di perusahaan

- Efektif dan efisien

- Melalui sistem informasi, maka informasi dapat lebih mudah dimengerti

- Data atau informasi yang diberikan lebih sistematis

- Mempunyai aturan-aturan tertentu dalam memproses data maupun memberikan informasi

Ø Sisi Negatif

- Dapat disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti memberikan data yang palsu / menyebarkan informasi yang keliru

- Data yang bersifat rahasia dapat tersebar apabila tidak dijaga keamanannya

DAFTAR PUSTAKA

http://www.ardy.biz/2010/11/sistem-informasi-sumber-daya-manusia.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_sumber_daya_manusia.html